PURE SATURDAY, SISI ROMANTIS DAN GAIRAH SEORANG PENIKMAT MUSIK AMATIR Sumber: http://traxmagz.com/article/606-Based-on-True-Story-01-Pure-Saturday Membaca buku biografi salah satu avant-garde indies Bandung ini, membawa saya ke masa-masa gairah nge-band kaum muda 90-an. Saya mulai bersentuhan dengan musik Pure Saturday dari kakak laki-laki tertua saya. Saya diam-diam memutar kaset koleksi kakak saya ini, mulai dari dewa 19, Gigi, RHCP dan salah satunya PS. Di pertengahan tahun 2005, ketika semester awal perkuliahan, gaung dan gairah bermusik di Bandung sedang menyenangkan untuk dinikmati. Betapa tidak, setiap bulannya ada gigs yang bisa dinikmati secara gratis ataupun berbayar. Tahun itu pula dijadikan tahun kembalinya PS yang mati suri. ‘Pure Saturday mengalami situasi gamang. Hidup segan mati tak mau. “Kami sendiri bingung ini band mau dibawa kemana,” Ujar Udhi. Tak lama setelah itu, Pure Saturday boleh dibilang vakum. Di tengah situasi serba tidak jel...
Sekar and Jalu's Mother-Preschool Teacher-Language Entusiast