Skip to main content

Minggu lalu, saya membuat cerita pendek tentang tangan kotor dan tangan bersih. Misinya, selain performance anak di acara pameran buku tahunan di Landmark Braga. Juga salah satu ajang kreativitas membuat cerita, buat saya yaa. (harapnnya bisa dibundel, bikin buku cerita sendiri) tapi, share aja dulu kali ya.. kaya gimana ceritanya. Ini dia...

Lappy and Rara: Hands clean are good to see

Once upon a time. There are lappy and rara live in a house. They like to play together. But one day, rara feels sad  because lappy is sick.
Lappy vomits and always go to the toilet. Lappy feels so tired.
Rara  said ,“Lappy, why are you sick?”
Lappy said,  “Because, yesterday I ate after I played the soil, but I didn’t wash my hands”
Rara said “That’s why you have to wash your hands before you eat.  This is the way we wash our hands. Take the water. Take the soap. Rub it all over your hands and rinse it! Take a look to my hands.. It’s clean.”
Lappy said, “I promise I will wash my hands before eating. Thanks Rara”
Rara: said, “You’re welcome. Get well soon Lappy!”
So, one day after. Lappy has recover and he can play with Rara. They are happy to play together again.


Acaranya lumayan sukses, ngak ada drama mogok ngak mau tampil sebelumnya, cuma suara saat nyanyi setelah storytelling nya aja, ga kedengeran, mic tidak maksimal dan operatornya nampak hare-hare (baca: cuek). Jadi setelah ini akan ada performance yang lainnya, di Gedung Sate pula.. excited plus degdegan. Lancar lancar. Bocoran cerita di acara ini adalah "Bindy, the little Milkfish". Pasti dishare.. ditunggu ya!


Comments

Popular posts from this blog

“Guru PAUD yang bilingual-ready"

Sudah tiga tahun sejak terakhir kali aku menulis di blog ini—Desember 2022. Rasanya lama sekali. Banyak hal terjadi, banyak perubahan, dan jujur saja… aku sempat kehilangan ritme untuk menulis. Bukan karena tidak ada cerita, tapi karena aku sendiri masih mencoba memahami perjalanan hidup setelah pandemi dan proses mencari nilai-nilai personal yang pas dengan diriku hari ini. Akhirnya sekarang aku kembali menulis. Bukan untuk sesuatu yang besar, tapi sekadar “update kehidupan”, supaya blog ini tetap hidup dan aku juga punya tempat untuk menaruh refleksi kecil yang seringnya tenggelam oleh aktivitas sehari-hari. 2024, lebih tepatnya pada momen Hari Guru Nasional, Tinaafandi terpanggil dalam 5 besar kategori guru inovatif , dan berhasil meraih juara 1 guru TK Inovatif se Jawa Barat. Di tahun 2025, mencoba kembali GTK Transformatif namun terkendala timeline pendaftaran yang sangat singkat. Gagal di tahap pertama. Tidak patah semnagat, tinaafandi ikuti lomba lainnya yaitu Jambore Ceria P...

Bandung Readers Festival ada lagi.... Yes

Selama sepekan di bulan Desember 2022.. akhirnya yang tinaafandi tunggu, hadir kembali, meskipun dengan format yang sedikit berbeda ya.. yes Bandung Readers Festival berkolaborasi dengan patjamerah. Awalnya kami kepoin dulu nih medsosnya pajtarmerah dan tentunya Bandung Readers Festival, yang sempat kami ikuti sebelum pandemi, tentunya.. Kami mengunjungi kegiatan ini di dua hari terkahir yaitu Sabtu dan Minggu tanggal 10-11 Desember 2022, berlangsung di Universitas Katolik Parahyangan, Ciumbuleuit Bandung. Setelah rehat selama pandemi dan di acara terakhir kami (baca suami dan saya) mengikuti Bandung Readers festival, membahas seputar blog.. tentunya dinamika nge blog ala Bandung Readers festival .. buat tinaafandi seorang language enthusiast, hal hal yang berbau literasi, buku, dan turunan-turunannya Sangat ditunggu yaa.. Satu kata untuk kegiatan tahun ini, senang. Karena akhirnya tinaafandi bisa ketemu sama penulis dan ilustrator, Puty Puar  cek aja yaaa diblog pribadinya. Nah, i...

Parenting: Early Literacy for Kids (2)

Menulis nama Setelah postingan minggu lalu tentang literasi untuk anak . Sekarang kita kerucutkan lagi ke teknis cara berlatih menulis nama. Tulisan ini,  jawaban untuk salah satu orang tua murid yang berkonsultasi dengan saya, sebagai guru dan psikolog anak ketika Parents Teacher Meeting ( PTM ). Kasusnya, saya mengajar di level Pre-school/Nursery atau 3-4 tahun. Persiapan menuju K-1. Ibu siswa saya menanyakan apakah anaknya dapat mengikuti kelas, bagaimana di kelas, dan pertanyaan lainnya. Hingga pertanyaan tentang Time Out dan menulis nama. Mom: Miss, kok  anak saya belom bisa nulis namanya sendiri ya? Saya: Begini mom, untuk ******, memang masih menebalkan huruf saja, kami, saya dan asisten saya, selalu mengajak ****** untuk melatih menebalkan hhuruf dan mengenalkan huruf. Mom: Iya Miss, saya juga di rumah nyiapin namanya di- print, banyak, tapi kok dia ga mau ya? Psikolog: Bagaimana mommy membuat tulisannya? Seberapa besar? Mom: saya print selembar ...