Skip to main content

Posts

Birth Letter

Bapak, Saya, Si Bungsu dan Usia 30 Coba kalau dulu bapak selalu memberikan uang jajan yang cukup, mungkin saya sekarang tidak akan menjadi pekerja keras dan mandiri Coba kalau dulu bapak mengajak saya daftar kuliah dan memberi uang lebih untuk bayar kuliah, mungkin saya tidak akan menghargai ilmu yang saya dapat Coba kalau dulu bapak dan mamah masih berjualan di pasar dan sukses, mungkin saya tidak akan dibesarkan dengan harus menunggu warung, berjualan keripik singkong di kantin sekolah dan menjadi sales ke warung-warung se-RW, mungkin saya gengsi berjualan bala-bala di kampus, di awal masa kuliah. Coba kalau bapak lulusan S1 dan tahu bahwa membuat skripi dan tugas kuliah itu butuh komputer, mungkin saya tidak akan menabung dan menyelesaikan skripsi secepatnya sebelum komputer pentium 3 itu, pingsan kena virus. Sempat saya benci. Kenapa, saya lahir di keluarga bapak. Saya ingin minta Tuhan pindahkan saya ke keluarga yang lain, yang mampu, yang kaya dan yang bisa memenuhi...
How to raise a creative child? Bagaimana cara membesarkan anak yang kreatif? Senang ya bisa lihat anak kita berkembang sesuai dengan tahapan perkembangannya. Secara fisik dan emosional, anak dapat diukur perkembangannya. Tapi, pernahkan ayah bunda memaksakan kehendak kepada anak? Pokoknya harus gini, harus gitu, nanti gini dan nanti gitu. Anak terkadang menerima, terkadang menolak. Bagaimana perasaan ayah bunda ketika ia menurut? Puas dan senang dong.. artinya nih anak penurut banget, tapi hati-hati anak bisa-bisa cenderung tak punya kehendak sendiri dalam memecahkan  masalah. Wah, masa? Bagaimana kalo anak menolak kehendak ayah bunda, wah nih anak udah mulai memberontak. Orangtuanya saja tidak didengarkan, gimana nantinya? Gawat. Bagaimana kalau sebenarnya penolakan adalah bagian dari proses pemecahan masalah yang sedang ia pikirkan? Anak tidak setuju dengan  keiinginan ayah bunda bukan berarti memberontak. Bagaimana cara kita tahu apa yang ia pikirikan ayah bunda? ...

Motherhood : Welcome 3rd Trimester!

Bye 2nd trimester! Bye hari-hari nyaman, makan enak, gerak leluasa dan tidur nyenyak! Selamat datang diet baby bump, masa-masa kebangun malem karena baby mulai tendang sana tendang sini dan check list persiapan lahiran... Super excited! Kehamilan kedua ini, alhamdulillah bisa dijalani dengan nyaman. Keluarga, pengasuh si sulung, rekan kerja sangat menunjang. Kehamilan kedua ini. Suami juga, selalu menyempatkan mengantar cek USG dan ke bidan. Kehamilan kedua yang memasuki minggu ke 28 ini, berbarengan dengan tahun ajaran baru, jadi sebelum cuti saya masih bisa mengajar setengah semester... masih bisa beraktivitas. Banyak PRnya, mudah-mudahan selesai sebelum si jabang bayi lahir. Kehamilan selalu dibarengi beberapa kekhawatiran, normal sih, tapi jangan berlebihan.. sekedar share, yuk simak beberapa kekhawatiran saya di kehamilan kedua ini. Perkembangan janin Saya dan Suami rajin banget nengok si jabang bayi, pasti sepaket berangkat sama kakaknya, celoteh si sulung ...

Parenting

Pending posting yang lumayan lama... Saat ini, saya sedang di meja saya. Menunggu orang tua murid yang akan berkonsultasi tentang pembelajaran bahasa Inggris dan Komputer di TK tempat saya mengajar sekarang. Anak-anak berlarian, menunggu orang tuanya dapat antrian konsultasi di kelas, sementara saya, sambil mengetik, sambil ngobrol dan sesekali menyapa anak-anak yang akan pindah ke SD tahun depan. Sedih, terharu sekaligus bangga. Karena hanya guru mata pelajaran bahasa Inggris, saat pembagian raport kelas, saya duduk manis menunggu di ruangan untuk menerima ortu yang ingin konsultasi. Beda banget saat 4 tahun lalu, saat menjasi guru kelas, dari pagi sampai siang, sudah penuh dengan jadwal antrian ortu yang mau ketemu. Meskipun hanya maksimal 12 anak sih... (ketika ngajar di sekolah internasional) dan sekarang guru-guru di sekolahku yang baru bisa melayani sampai 26 anak dalam satu hari. Luar biasa. Jadi, mulai lihat lagi janji postingan terakhir. Kebetulan banget, ...

Parenting

Apakah mainan si kecil sesuai dengan umurnya? Saat ini, sebagai orangtua, inginnya anak diberikan mainan-mainan mahal, yang keren, padahal yang mahal belum tentu bagus. Malah salah milih mainan ternyata tidak sesuai usia dan perkembangannya. Semisal kita beli buku cerita untuk anak berumur 2 tahun, apakah kita kasih buku yang hanya ada tulisan saja atau ada ilustrasi kecil dan tak berwarna yang besarnya hanya 5 % dari satu halaman? Tapi kan buku yang gambarnya besar dan berwarna, mahal. Bagaimana dengan permainan seperti puzzle ? Mainan puzzle di- display hampir di semua toko buku, kita cenderung membeli puzzle karakter kesukaan anak kita. Betul kan? Tapi berapa keping Puzzle yang seharusnya diberikan untuk anak sesuai dengan umurnya? 10 keping untuk anak 2 tahun? Menurut tahap perkembangannya, anak usia 2-3 tahun, hanya bisa membuka halaman buku saja. Artinya, orangtua yang membacakan untuk mereka. Anak-anak tertarik dengan gambar dan suara-suara yang kita hasilkan saat m...

motherhood - second pregnancy tales

Kehamilan kedua yang memasuki trismester kedua Katanya trisemester kedua adalah waktu yang paling bisa dinikmatin saat hamil. Betapa tidak kehamilan kedua saya, dengan sifat cengeng saya, mewek-mewek, melankolis ga jelas kalo keinginan tak tercapai. Terlebih intensitas mual dan badan ga enak itu lebih sering dibandingkan anak pertama. Saat si calon bayi masih berbentuk satu titik dan diketahui keberadaannya oleh kami, saya sangat senang, sampai sampai dokter nawarin obat mual, saya bilang ga usah, ga mual kok dok.. dan dua bulan setelah itu, saya  cek lagi, saya merengek minta obat mual, si dokter bilang “Dinikmatin aja bu” dengan muka lurusnya, emang asem bener... Tapi nyatanya rasa mual ini ga berakhir hingga masuk bulan keempat. Malah cium bau nasi yang ditanak semakin ingin muntah. Kebayang, setiap hari, suami dan anak yang doyannya masakan mamahnya yang ga seberapa kerennya skill masaknya ini,  jadi harus menanak nasi setiap pagi, dan pergi ke toilet sete...

C'est mon sac!

Diajakin ... untuk bongkar tas dan ikut kontes, sama iseng-iseng berhadiah. Jadi daleman backpack ku adalah sebagai berikut: 1.        Lunch bag. Tas di dalam tas. Hahaha 2.        Beauty kit pouch. 3.        Purse. 4.        Black pouch. 5.        Notebook. Nama, Tina. Pekerjaan, Guru TK, setiap hari lebih memilih bawa backpack. Alasannya lebih compact karena bawa motor. Dari jaman sekolah dan kuliah, saya orangnya suka gembol a.k.a segala dibawa. Kebetulan di sekolah setiap hari senin dan kamis tidak disiapkan makan siang, sebagai latihan buat yang mau sekalian puasa senin-kamis. Jadi lunch bag is a must,   tupperware berisi makan siang, buah dan air putih. Selain itu, satu pouch berisi seperangkat make up, pouch- nya dikasih temen yang punya usaha buat pouch dan totebag ( mywhitebag ). Meskipun udah bladus,...